
Pasuruan, 22 April 2026 – Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi menggelar kegiatan sosialisasi Sistem Informasi Pembina Jasa Konstruksi (SIPJAKI) sebagai langkah nyata dalam mendorong digitalisasi sektor jasa konstruksi di daerah.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 22 April 2026 ini dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Syaifuddin Ahmad, M.Si, serta Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi, Ir. Sarinah Rostief, S.T., M.M, bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi jasa konstruksi dan perwakilan Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) di Kabupaten Pasuruan.
Dalam sambutannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan menyampaikan bahwa kehadiran SIPJAKI merupakan bagian penting dari transformasi digital di lingkungan Pemerintah Daerah, khususnya dalam sektor jasa konstruksi yang memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.
“Melalui SIPJAKI, diharapkan seluruh proses pembinaan jasa konstruksi dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan berbasis data yang akurat, sehingga mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi menegaskan bahwa SIPJAKI akan menjadi instrumen utama dalam pengelolaan data jasa konstruksi. Sistem ini mencakup pendataan badan usaha, tenaga kerja konstruksi, serta monitoring dan evaluasi kegiatan konstruksi secara terintegrasi.
Pada sesi pemaparan, tim teknis menjelaskan fitur-fitur utama SIPJAKI, termasuk mekanisme penggunaan sistem serta manfaatnya bagi OPD maupun pelaku usaha. Sistem ini juga dirancang untuk mendukung sinkronisasi data antar instansi serta mempermudah pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban administrasi.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta menyampaikan sejumlah masukan, di antaranya perlunya pelaksanaan bimbingan teknis lanjutan, penyediaan panduan penggunaan sistem yang mudah dipahami, serta dukungan teknis dalam tahap awal implementasi.
Sebagai tindak lanjut, Dinas akan mengagendakan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek), menyusun panduan operasional SIPJAKI, serta memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan guna memastikan implementasi sistem berjalan optimal.
Dengan hadirnya SIPJAKI, Pemerintah Kabupaten Pasuruan optimistis pembinaan jasa konstruksi akan semakin terstruktur, transparan, dan berbasis teknologi, sehingga mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan konstruksi di daerah.


